Kakek Pembantai Harimau Sumatra

Posted: 19 March 2010 in ETC

Pekanbaru: Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menangkap seorang pria berusia 92 tahun asal Kabupaten Indragiri Hilir. Kakek bernama Wiryo Asmadi sudah lebih dari 75 tahun menjadi pemburu harimau Sumatera (panthera tigris sumatrae).

Awalnya Kakek Wiryo adalah pemburu harimau. Namun setelah dilakukan pengintaian, dan akhirnya  menangkap tersangka beserta barang bukti sampai tiga karung.

Barang bukti yang disita berasal dari harimau berkelamin jantan berusia 23 tahun dengan panjang 215 sentimeter dan tinggi 160 cm. Petugas juga menyita alat jerat yang dipasang tersangka. Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku membunuh lebih dari 50 ekor harimau.

Menurut dia, Wiryo sedikitnya sudah membunuh harimau Sumatera di Riau sebanyak 44 ekor sejak tahun 1960. Sedangkan, sisanya hasil buruan di Sumatra Barat dan harimau Jawa yang kini sudah punah. “Mungkin kakek ini sudah sesepuhnya pemburu harimau,” ujarnya.

Sanksi pidana yang dikenakan kepada Wiryo berdasarkan pasal tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya adalah penjara lima tahun dan denda Rp 100 juta. Ia menambahkan, modus perburuan diduga kuat adalah perdagangan yang melibatkan jaringan internasional.

Sementara itu, Wiryo mengakui perbuatannya dan mengatakan melakukan perburuan harimau karena adanya pemesanan dari pembeli di Singapura. Ia juga mengakui telah puluhan tahun menjadi pemburu harimau. “Saya menjadi pemburu harimau sejak umur 17 tahun,” katanya.

Liputan6.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s